Jumlah Yang Hadir Sholat Jum’at
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ الله رع أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَخْطُبُ قَائِمًا يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَجَائَتْ عِيْرٌ مِنَ الشَّامِ فَانتَفَلَ النَّاسُ إِلَيْهَا حَتَّى لَمْ يَبْقَ إِلَّا اثْنَا عَشَرَ رَجُلًا
Dari Jabir bin Abdullah ra: Sesungguhnya Nabi Muhammad shollollohu `alaihi wasallam pernah berkhutbah sambil berdiri pada hari Jum’at, lalu datang satu kafilah dari Syam, kemudian orang-orang menyerbu kepadanya hingga tidak tinggal/tersisa melainkan hanya dua belas orang saja.
2. SM: I: 379: 37
عَنْ جَابِرٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ رع قَالَ : كُنَّا مَعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ الجُمُعَةِ فَقَدِمَتْ سُوَيْقَةٌ قَالَ : فَخَرَجَ النَّاسُ إِلَيْهَا فَلَمْ يَبْقَ إِلَّا اثَنَا عَشَرَ رَجُلًا أَنَا فِيْهِمْ
Dari Jabir bin Abdullah ra telah berkata: Ada kami bersama Nabi Muhammad shollollohu `alaihi wasallam pada hari Jum’at, maka datang kafilah. Ia berkata; Maka orang-orang keluar kepadanya, lalu tidak ada yang tinggal kecuali hanya 12 orang, aku diantara mereka.
3. SM : I: 379: 38
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رع قَالَ : بَيْنَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَائِمٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِذْ قَدِمَتْ عِيْرٌ إِلَى الْمَدِيْنَةِ فَابْتَدَرَهَا أَصْحَابُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم حَتَّى لَمْ يَبْقَ مَعَهُ إِلَّا اثْنَا عَشَرَ رَجُلًا فِيْهِمْ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ
Dari Jabir bin Abdullah ra telah berkata: Ketika Nabi Muhammad shollollohu `alaihi wasallam sedang berdiri (khutbah) pada hari Jum’at, tiba-tiba datang kafilah ke Madinah, para shohabat Rosululloh shollollohu `alaihi wasallam menyerbunya sehingga tidak ada yang tersisa kecuali ada 12 orang bersamanya.
4. SAD: I: 254: 1069
حَدَّ ثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّ ثَنَا ابْنُ إِدْرِيْسَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ وَكَانَ قَائِدَ أَبِيْهِ بَعْدَ مَا ذَهَبَ بَصَرُهُ عَنْ أَبِيْهِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ كَانَ إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ تَرَحَّمَ لَاسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ فَقُلْتُ لَهُ : إِذَا سَمِعْتَ النِّدَاءَ تَرَحَّمْتَ لَاسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ قَالَ : ِِلأنَّهُ أَوَّلَ مَنْ جَمَّعَ بِنَا فِيهَزْمِ النَّبِيْتِ مِنْ حَدَّةِ بَنِى بَيَاضَةَ فِي نَقِيْعٍ يُقَالُ لَهُ نَقِيْعُ الْخَضَمَاتِ قُلْتُ: كَمْ أَنْتُمْ يَوْمَئِدٍ؟ قَالَ : أَرْبَعُونَ
Telah bercerita kepada kami Qutaibah bin Said ra, telah bercerita kepada kami Ibnu Idris ra, dari Muhammad bin Ishaq ra dari Muhammad bin Abi Ummamah bin Sahel ra dari bapaknya, dari Abdur-Rohman bin Ka’ab bin Malik ra, dan dia adalah orang yang biasa menuntun ayahnya setelah ayahnya buta, dari ayahnya Ka’ab bin Malik ra: Sesungguyhnya apabila ia mendengar adzan pada hari Jum’at, maka ia memintakan rahmat kepada Allah untuk As’ad bin Jurarah ra. Ia berkata kepada ayahnya: Mengapa apabila mendengar adzan engkau memintakan rahmat bagi As’ad bin Jurarah ra ? Ia menjawab: Karena dialah orang yang pertama kali mengadakan sholat Jum’at bersama kami di Hazmin Nabit, satu di antara kampung di Bani Bayadhoh di Nagi yang disebut Nagiul Khodhimat. Aku bertanya: Berapa jumlah kalian pada saat itu? Dia menjawab: empat puluh orang.
Keterangan :
Komentar :
Ikhtilaf Tentang Jumlah Yang Hadir Pada Sholat Jum’at
Didalam Fathul Bary/ NA: 3: 537: 58,59 Al-Hafizh menyebutkan ada 15 pendapat yang hadir, yaitu :
Keterangan :
Kesimpulan :
Tinggalkan Komentar